Menyulap Matematika menjadi Inovasi Batik Nusantara

Pada tahun 2006, Nancy Margried bersama dua orang temannya tertarik mengembangkan bidang keilmuan matematika fractal untuk menciptakan software yang mampu mempermudah pengrajin batik untuk menciptakan motif baru. Setelah melakukan riset dan programming, dihasilkanlah sebuah software bernama Jbatik.

Motif batik yang diciptakan melalui software JBatik kemudian dinamai Batik Fractal. Fractal sendiri merupakan salah satu cabang ilmu matematika yang berfokus pada pengulangan, dimensi, literasi, dan pecahan. Semua motif batik pasti mengandung unsur ini.

Batik Fractal dipasarkan secara komersial melalui Blanja.com #UntukIndonesia

Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu, untuk berkomentar memakai akun kamu.

Tekan ESC untuk keluar