Teknologi untuk Pendidikan yang Efisien, Berkualitas, dan Merata

Teknologi ikut mengubah wajah pendidikan. Foto oleh Vanessa Loring dari Pexels.


#DigitalBisa #UntukIndonesiaLebihBaik

Teknologi telah mempengaruhi hampir setiap aspek kehidupan kita semua untuk saat ini, tidak terkecuali sektor pendidikan. Suka atau tidak, teknologi telah sangat mengubah paras jagad pendidikan. Berkat teknologi, kini pendidikan kian inklusif.

Betapa tidak. Berkat teknologi, akses pendidikan semakin mudah dijangkau. Dahulu, bisa dikatakan hanya kaum elite yang dapat mengakses pendidikan. Pendidikan menjadi hal yang mewah. Kesempatan mendapatkan sumber-sumber pembelajaran juga sangat terbatas.

Lain dengan sekarang. Sebagian besar sumber pembelajaran (buku, audio, gambar maupun video) dapat dengan mudah kita dapatkan. Istilahnya, segalanya ada di ujung jari. Tinggal klak-klik di gawai kita, sumber-sumber pembelajaran yang kita butuhkan segera dalam genggaman.

Begitu juga untuk aktivitas pembelajaran. Kini dapat mudah kita akses secara online. Ada sistem MOOC (Massive Open Online Courses), misalnya, yang memungkinkan kita mengikuti perkuliahan secara daring di jenjang pendidikan tinggi, terlepas di mana pun kita berada.

Belum lagi kursus-kursus, pelatihan singkat, tutorial hingga podcast pendidikan yang dapat kita akses secara online, yang materi-materinya dapat menjadi bekal untuk meningkatkan pengetahuan dan juga keterampilan kita di berbagai bidang kehidupan.

Teknologi juga membuka peluang komunikasi dan kolaborasi semakin lebar, baik di antara pendidik maupun peserta didik. Jika dulu komunikasi dan kolaborasi hanya terbatas pada lingkungan kelas-kelas tertentu, sekolah-sekolah tertentu, hal tersebut kini sama sekali telah berubah.

Lewat aplikasi khusus, atau cuma menggunakan fasilitas grup di platform medsos, siswa di ujung timur Indonesia, misalnnya, dapat menggalang kolaborasi untuk melakukan suatu riset atau berdiskusi tentang suatu materi dengan kawan-kawannya yang berada di ujung barat Indonesia.

Sungguh, teknologi memungkinkan bentuk komunikasi dan kolaborasi yang tidak terbayangkan di masa lalu. Blog, e-mail, dan juga konferensi video dapat menjadi sarana untuk saling bertukar gagasan secara cepat tentang berbagai materi pendidikan di kalangan para pendidik dan juga para peserta didik dewasa ini.

Pertukaran informasi maupun kolaborasi terkait pendidikan tak hanya dapat dengan mudah dan cepat dilakukan antara mereka yang berada dalam satu negara, tetapi juga dapat dengan mudah dan cepat dilakukan dengan mereka yang berbeda negara. Dalam hal ini, teknologi sejatinya telah meruntuhkan batas-batas dinding kelas maupun dinding sekolah. Saat ini, kian nyata bahwa aktivitas pembelajaran sudah tak lagi dibatasi hanya lewat aktivitas di dalam kelas ataupun di lingkungan sekolah masing-masing.

Mengubah peran guru

Di sisi lain, teknologi juga mulai mengubah peran guru. Guru kini bukan satu-satunya sumber informasi dalam aktivitas pembelajaran.

Di masa lampau, guru menjadi sumber utama informasi dalam setiap aktivitas pembelajaran. Di kelas, guru berdiri di depan para peserta didik, menyuapi mereka dengan aneka informasi yang dianggap perlu. Para peserta didik menerima apa yang disampaikan guru secara pasif.

Sekarang, situasinya telah jauh berbeda. Guru semestinya tidak lagi berperan sebagai sumber utama informasi dalam aktivitas pembelajaran. Di masa sekarang, peran guru lebih pas sebagai pemandu dan fasilitator untuk para peserta didik. Informasi apa pun dapat mudah didapatkan. Semakin besar kemungkinan peserta didik telah lebih dahulu mengakses suatu informasi sebelum informasi itu disampaikan atau dijelaskan oleh guru di depan kelas.

Di sejumlah negara, untuk kelas-kelas tertentu, aktivitas pembelajaran bahkan telah melibatkan teknologi robotika. Sejumlah robot pendidikan digunakan untuk mengajar para peserta didik dalam sejumlah mata pelajaran. Contohnya, dalam bidang pendidikan bahasa asing. Boleh jadi ke depan akan makin banyak mata pelajaran di sekolah, atau juga mata kuliah di perguruan tinggi, yang pengajarannya melibatkan teknologi robotika.

Dengan makin maju dan canggihnya teknologi, beserta implikasinya terhadap sektor pendidikan, kiranya pola pendidikan kita perlu dirancang ulang. Pola ceramah di depan kelas di mana guru atau dosen memberi materi secara monolog kepada peserta didik sudah tidak lagi relevan dengan kondisi zaman now.

Ruang kelas maupun ruang kuliah perlu dirancang untuk mendorong lebih banyak interaksi dan kolaborasi kelompok-kelompok kecil, dengan memanfaatkan teknologi sebagai pendukung sepanjang kegiatan pembelajaran berlangsung.

Dengan ketersediaan akses internet serta keberadaan berbagai perangkat pintar, era baru pendidikan sekarang ini sedang menyingsing. Para pengambil kebijakan di sektor pendidikan di negeri ini perlu segera merumuskan langkah-langkah strategis sehingga kemajuan teknologi yang demikian dahsyat dewasa ini dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk kepentingan sektor pendidikan kita. Tujuan utamanya yaitu agar pendidikan yang efektif, efisien, dan berkualitas tersedia untuk semua kalangan di mana saja di seluruh pelosok negeri tercinta ini.

Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu, untuk berkomentar memakai akun kamu.

X

Tekan ESC untuk keluar