Teknologi Digital Merupakan Inti Utama Pembelajaran Daring

Teknologi Peluang Masa Depan , Saatnya Kenalkan pada Anak Usia Dini Bersama Dumet School| Sumber : Adhihermawan.com


#DigitalBisa #UntukDaerahLebihBaik

Di abad ke-21 ini teknologi informasi dan komunikasi berkembang sangat pesat, khususnya di masa pandemi seperti sekarang ini. Segala aktivitas yang biasanya dilaksanakan secara offline tiba-tiba menjadi serba online seperti pembelajaran daring. Tanpa bisa saya cegah, kadang saya terpikir bagaimana dengan pelosok-pelosok negeri yang kesulitan mengakses internet. Khususnya daerah pelosok di provinsi saya, Kalimantan Barat.

Dilansir dari Media Indonesia, ternyata sebanyak 252 desa di Kalimantan Barat masih kesulitan mengakses internet, mereka melakukan apa saja untuk mencari sinyal, salah satunya belajar di perkebunan. Saya pribadi sangat kagum dengan semangat belajar mereka. Apabila saya kondisikan diri saya seperti mereka, semangat saya hanya diawal-awal, setelah sekian lama pasti menurun apabila tidak ditindaklanjuti lebih cepat perihal akses internet ini. Tentu saja hal tersebut mendapat tanggapan dari pemimpin kami, Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat yaitu H. Sutarmidji, SH, M.HUM dan Drs. H. Ria Norsan,  MM, MH. "Saya sudah ajukan ke Kemkominfo, dan tahun ini Insya Allah dilakukan secara berkala dan tahun depan sudah terjangkau semua," kata Sutarmidji dalam webinar bertajuk Menuju Indonesia Digital 2024: Indonesia Cakap Digital, Kamis (23/9). Diharapkan akses internet tersebut dapat mengembangkan kualitas masyarakat, meskipun tinggal di wilayah terpencil. "Masyarakat Kalbar ini kini sudah berpikir kalau bangun jalan memang bisa mereka nikmati, tapi kalau internet, mereka bisa menikmati dunia," imbuh Pak Sutarmidji.

Pentingnya literasi digital disampaikan Presiden Joko Widodo melalui siaran zoom atau youtube  Kemkominfo RI. Disamping pentingnya literasi digital, tantangan diruang digital juga semakin besar, sangat besar. Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kecakapan digital agar mampu membuat konten kreatif yang mendidik dan pastinya positif untuk meminimalkan konten negatif.

Infografik Literasi Digital, foto: Gerakan Literasi Nasional

Literasi digital sangat penting dalam semua aktivitas khususnya pembelajaran daring di masa pandemi ini untuk berkomunikasi, berinteraksi dan berkolaborasi dengan lebih banyak orang. Tetapi pasti ada kesulitan yang dihadapi, seperti pembahasan diatas mengenai pelosok negeri yang kesulitan dalam mengakses internet. 

Pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kesenjangan tersebut seperti membuat pembelajaran jarak jauh menjadi lebih efektif seperti adanya e-learning, pemerintah juga menyediakan bantuan kuota belajar gratis telkomsel 10 GB. Para guru di daerah terpencil juga berinisiatif untuk mengajar dari rumah ke rumah demi para muridnya mendapatkan ilmu supaya tidak tertinggal pelajaran. Masyarakat dan kepala daerah dapat melakukan sumbangsihnya dengan melakukan berbagai alternatif seperti membuat perpustakaan dengan menyediakan beberapa buku pelajaran, menyediakan beberapa laptop, beberapa ponsel pintar, listrik, dan internet yang baik. Mereka dapat memanfaatkan fasilitas tersebut supaya tidak tertinggal pelajaran saat sekolah kembali melakukan tatap muka.

Kita tidak bisa hanya diam mengandalkan pemerintah bertindak untuk mengatasi kesenjangan besar seperti ini. Pemerintah pasti menindaklanjuti hal tersebut tetapi tidak bisa langsung clear begitu saja. Kemkominfo menargetkan hal tersebut selesai pada tahun 2022 mendatang, anak-anak pelosok negeri tidak bisa menunggu hingga selesai begitu lama. Pendidikan di perkotaan dan pedesaan semakin jauh timpang sebelah. Kita semua mengharapkan generasi muda yang setara dengan mutu yang lebih kreatif dan inovatif. Untuk itu,  sudah seharusnya kita menjadi individu yang peduli terhadap kesulitan individu lainnya. Jangan takut mengambil keputusan apapun profesimu. Banyak hal yang bisa kita lakukan dalam membawa perubahan yang lebih baik, salah satunya berani berpendapat, berpikir kritis, kreatif dan inovatif.

Sumber referensi : https://mediaindonesia.com/humaniora/434933/sebanyak-252-desa-di-kalimantan-barat-ditarget-dapatkan-akses-internet

https://diskominfo.kalbarprov.go.id/20/05/2021/literasi-digital-nasional-wagub-kalbar-h-ria-norsan-mengajak-masyarakat-kalbar-untuk-melihat-dengan-teknologi-agar-tidak-tertinggal/

Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu, untuk berkomentar memakai akun kamu.

Tekan ESC untuk keluar