Satelit Satria Kelak Sang Penyelamat Kita

https://www.merdeka.com/uang/menkominfo-target-satelit-indonesia-raya-mengorbit-kuartal-iii-2023.html


#DigitalBisa #UntukDaerahLebihBaik

  Kemajuan teknologi berupa internet sudah sangat awam ditemui dikalangan masyarakat dunia. Dari sekitar 202 juta jiwa warga Indonesia, 96,4 persennya menggunakan internet dan smartphone. Berbagai kemudahan dapat diakses melalui internet seperti berbelanja online, bersilahturahmi dengan keluarga melalui video callI, hingga pembelajaran daring atau online. Namun sangat disayangkan banyak daerah-daerah pelosok di Indonesia belum mendapatkan akses sinyal internet yang mumpuni untuk menopang pembelajaran jarak jauh. Banyak siswa yang harus bersusah payah hanya untuk mendapatkan sinyal internet.

  Indonesia masuk dalam urutan ke-empat pengguna internet terbesar sedunia. Tapi apakah hal itu menjamin kualitas dan kuantitas internet di Indonesia sangat bagus dan merata? Pada kenyataannya banyak sekali daerah-daerah kecil nan pelosok yang kesulitan dalam mendapatkan jaringan internet. Provider-provider swasta mengungkapkan bahwa mereka kesulitan dalam menjangkau internet di daerah. Berdasarkan data Kemkominfo, di Indonesia ini ada 12.548 titik daerah blank spot atau daerah yang tidak memiliki akses internet. Diantaranya ada daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) sejumlah 9.113 titik dan 3.435 titik sisanya merupakan daerah bukan 3T namun tidak memiliki akses internet.

   Karena hal ini pemerintah telah mempersiapkan Satelit Satria 1 yang merupakan satelit multifungsi khusus dibuat untuk menyebarkan sinyal internet. Satelit ini merupakan satelit modern generasi kelima buatan Thales Alenia Space, perusahaan industri angkasa milik Eropa.  Satelit ini termasuk dalam high troughoutput satellite yang bisa menghasilkan hinga 150 gigabyte/second. Menurut Kemkominfo Indonesia menjadi Negara ke-empat pemilik satelit dengan internet tercepat didunia. Satelit ini digadang-gadang menjadi satelit terbesar di Asia.

  Menteri Kominfo, Johny G Plate mengatakan bahwa Indonesia masih kekurangan satelit sehingga hadirlah Satelit Satria 1 ini dengan kapasitas besar dan akan berfungsi secara komersial. Ia juga berkata pemerintah memiliki peran untuk mengendalikan dan mengawasi pergerakan satelit dari Bumi, memanajemen jaringan agar sesuai dengan standard layanan yang layak dan bias digunakan oleh masyarakat Indonesia dan yang terakhir adalah untuk berkomunikasi dengan satelit Satria-1 dengan Bumi.

  Terhitung mulai tanggal 19 Agustus 2021 yang lalu sudah mulai dilakukan ground breaking di daerah Cikarang, Bekasi. Dan nantinya Cikarang ini akan menjadi Stasiun Bumi pusat yang akan memantau aktivitas dan pengoperasian dari satelit Satria-1 ini. Ditambah dengan 10 stasiun Bumi lainnya yang akan diluncurkan di beberapa kota di Indonesia di Indonesia seperti di Manokwari, Batam, Kupang, Manado, Timika, Jayapura, Pontianak, Banjarmasin, dan Tarakan.

  Satelit Satria ini rencananya akan beroperasi selama lima belas tahun dan akan Diluncurkan pada November 2023 mendatang. Target jangkauan Satelit Satria-1 adalah daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) dan akan tersebar di 150.000 titik layanan internet. Terutama didaerah Timur seperti Papua dan Papua Barat yang membutuhkan internet di 1.035 titik didaerah tersebut. Titik-titik internet ini akan berkonsentrasi di bidang pendidikan yang paling utama. Guna memajukan sistem dam mutu kualitas pendidikan di Indonesia. Lalu diikuti oleh bidang kesehatan yang juga membutuhkan respon yang cepat untuk komunikasi jarak jauh sehingga bisa lebih banyak menyelamatkan pasien urgensi.

  Diharapkan dengan adanya pembangunan teknologi berupa satelit ini dapat menjangkau daerah-daerah kecil yang belum mendapatkan akses internet dan menjadikan rakyat Indonesia sebagai orang yang cerdas menggunakan internet untuk menunjang pekerjaan dan pembelajaraan. Juga menjadikan internet sebagai alat positif yang memudahkan kehidupan manusia mulai dari sekarang hingga kelak nanti di masa depan.

Komentar (1)

  • AB

    Aurelia Berliane

    27 Okt 2021 19.35 WIB

    semangat aku!

Silakan masuk terlebih dahulu, untuk berkomentar memakai akun kamu.

Tekan ESC untuk keluar