Pulihkan Kondisi Usaha dengan Kreativitas dan Inovasi

Ilustrasi Kreativitas dan Inovasi yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis | Pixabay/athree23


Awal 2020 lalu minuman Kopi Dalgona serentak menjadi tren dan diburu produknya di berbagai daerah. Berbondong-bondong pelaku usaha makanan dan minuman ikut menyediakan menu ini di tempat usahanya.

Akan tetapi, kini Kopi Dalgona telah menjelma menjadi minuman biasa. Tren berubah. Sekarang, justru jenis minuman latte dan sejenisnya yang kembali digandrungi masyarakat.

Perubahan tren tersebut bukan hal aneh. Pada industri apapun, tren produk atau jasa memang kerap berubah. Perubahannya mengikuti selera masyarakat yang terus bergerak dari hari ke hari.

Sejak pandemi Covid-19 terjadi, tak terhitung ada berapa banyak tren di bidang makanan, minuman, fesyen, dan gaya hidup yang muncul dan tenggelam. Perubahan bahkan terkadang berlangsung terlalu cepat, seiring terjadinya perubahan gaya hidup manusia secara umum akibat pandemi.

Kondisi tersebut harus disiasati para pelaku usaha, terutama UMKM, agar dapat tetap bertahan dan berkembang. Lantas, apa hal yang harus disiapkan untuk menjaga agar UMKM bisa memiliki daya tahan tinggi di era perubahan cepat seperti sekarang?

BACA JUGA: Bongkar Dua Kunci Utama Membuat Tulisan Storytelling yang Bagus

Salah satu hal yang bisa dilakukan pelaku UMKM adalah menampilkan keunikan pada produk atau jasa yang dijual. Produk atau jasa yang unik niscaya bisa menarik perhatian masyarakat, dan menjadi pilihan utama untuk dibeli.

Akan tetapi, produk atau jasa yang mau dibuat unik harus dipastikan sesuai dengan selera dan tren pasar saat ini. Menurut Pemerhati Digitalisasi UMKM Sabri Rasyid, produk dan jasa yang ditawarkan—khususnya selama pandemi—harus betul-betul sesuai dengan keinginan pasar. Apabila tidak sesuai, bukan tidak mungkin produk atau jasa yang ditawarkan tidak laku, dan membebani pelaku UMKM.

“Jika anda memiliki beberapa varian produk, maka silakan cek, produk mana yang paling diminati pasar? Kemudian apakah produk dan target pasar sudah tepat? Lantas bagaimana dengan kondisi pesaing produk sejenis? Tiga pertanyaan tersebut akan membimbing usaha anda untuk kembali memiliki anak panah yang tajam,” ujar Sabri dalam bukunya yang berjudul Tara Cape; 20 Strategi Jitu Membuat UMKM tetap Cuan dan Unggul.

BACA JUGA: Tips dan Trik Jitu untuk Pelaku Usaha Jelang Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

Untuk membuat produk yang unik dan sesuai tren pasar, kreativitas dan inovasi harus dimiliki pelaku UMKM. Pelaku UMKM harus fokus mengembangkan kekuatan dan keunikan produk agar barang dagangan bisa laku di pasar.

Karena itu, pelaku UMKM tak perlu merasa takut berkreasi dan menuangkan inovasinya dalam produk atau jasa yang dipasarkan. Tanpa keberanian untuk mengekspresikan kreativitas dan inovasi, UMKM tak akan bisa bangkit dan berkembang di era serba digital seperti sekarang.

Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu, untuk berkomentar memakai akun kamu.

Tekan ESC untuk keluar