Pengaruh Digitalisasi Marketplace Pada Omzet Penjualan Industri Homemade

Pengaruh Marketplace |sumber : https://idcloudhost.com/mengenal-apa-itu-marketplace-manfaat-fungsi-kelebihan-dan-cara-daftarnya/#Apa_Saja_Fungsi_dan_M


#57TahunTelkom #DigitalBisaUntukSemua

Pada era digital ini perkembangan teknologi semakin pesat, hal tersebut berpengaruh terhadap masyarakat dalam menunjang kegiatan bisnis masyarakat baik besar maupun kecil agar bisa dikenal secara universal atau mendunia. Efek yang paling nyata adalah selain dikenal oleh banyak orang, juga dapat meningkatkan omzet dan profit penjualan. Dalam dunia bisnis tentunya tujuan kita adalah untuk memeroleh keuntungan, ada banyak istilah terkait dengan keuntungan usaha, diantaranya ada omzet penjualan, ada juga yang namanya laba dan profit penjualan. Pada faktanya apa yang membedakan istilah-istilah tersebut?

 

Pengertian omzet penjualan

Omzet merupakan nilai keseluruhan dari hasil penjualan suatu produk dalam jangka waktu tertentu (misalnya per hari, per minggu, atau juga bisa per bulan). Nilainya dihitung dari seluruh proses operasional bisnis termasuk diskon serta baranf-barang yang di refund atau barang yang dikembalikan oleh pembeli. Dalam penerapan yang lebih umum, omzet penjualan dapat disebut juga dengan laba kotor, bruto atau revenue. Omset yang dimiliki oleh sebuh perusahaan biasanya menjadi patokan untuk menilai apakh perusahaan tersebut termasuk bisnis skala kecil, menengah, atau besar.

 

Pengertian profit penjualan

Profit adalah nilai yang didapatkan setelah mengurangi omzet dengan modal yang telah dikeluarkan sebelumnya untuk biaya operasioanl bisnis. Biaya perasional tidak hanya modal produksi saja yang sifatnya materi tapi juga termasuk tenaga karyawan. Karena nilainya sudah bersih, profit juga sering disebut sebagai neto atau laba bersih.

 

Seiring dengan kemajuan teknologi informasi, di dunia bisnis juga keinginannya dalam memodifikasi atau menciptakan sesuatu semakin beragam. Salah satunya adalah Digital E-Commerce dan Digital Marketplace.

Digital sendiri merupakan penggambaran dari suatu keadaan bilangan yang terdiri dari angka 0 dan 1 atau off dan on (bilangan biner). Digital berasal dari kata digitus, yang dalam bahasa Yunani berarti jari jemari. Apabila kita hitung jari jemari orang dewasa, maka berjumlah sepuluh (10). Nilai sepuluh tersebut terdiri dari 2 radix, yaitu 1 dan 0. Semua sisem komputer menggunakan sistm digital sebagai basis datanya. Dapat disebut juga dengan istilah bit (binary digit).

Pengertian Digital E-Commerce jika diartikan adalah perdagangan dengan menggunakan metode elektronik. Perdagangan dalam hal tersebut meliputi bermacam aktivitas mulai dari pemasaran, penjualan, pembelian, hingga penyebaran.  Produk yang dijualdalam perdagangan tersebut bisa berupa barang maupun jasa. E-Commerce jika diartikan secara sederhana maka menjadi sebuah proses jual maupun beli suatu produk yang sudah berkembang beberapa tahun belakangan ini. Di masyarakat penerimaan teknologi dan internet sangat luas sehingga tak heran jika kegiatan pemasaran secara digital dapat dijadikan pilihan utama oleh perusahaan bahkan masyarakat biasa.

Terdapat berbagai macam Digital E-Commerce yang tersedia dengan menetetapkan cara yang berbeda-beda. Beberapa macam Digital E-Commerce yang sudah ditemukan di Indonesia antara lain sebagai berikut:

  • B2B, merupakan perdagangan elektronik yang sistemnya Bussiness to business, hal itu dilakukan oleh dua pihak yang saling berkepentingan. Dalam hal ini, kedua pelaku bisnis saling mengenal tentang proses bisnis yang sedang dijalaninya.
  • C2C, dalam hal ini dijalankan oleh pihak konsumen kepada konsumen lainnya. Konsumen yang datang dari prdusen tertentu akan menjual kembali produk kepada konsumen lainnya. Contoh dari perdangan ini ialah berbagai macam toko online seperti Bukalapak, Shope, Tokopedia dll.

 

 

Kelebihan dari Digital E-Commerce ini sangatlah banyak, diantaranya yaitu:

  1. Kecepatan penyebaran, maksudnya adalah pemasaran yang dilakukan secara online atau menggunakan media digital ini bisa dilakukan dengan cepat, selain itu dapat mempermudah masyarakat.
  2. Kemudahan evaluasi, dengan menggunakan media online kita dapat memeroleh informasi-informasi seperti penilaian konsumen, sehingga kita dapat memperbaikinya untuk kedepannya.
  3. Jangkauannya lebih luas, dengan itu kita dapat memanfaatkan internet untuk menyebarkan produk kita agar bisa dikenal oleh banyak orang .
  4. Murah dan efektif, untuk pemasaran online jauh lebih murah dibandingan dengan pemasaran tradisional, selain itu lebih efektif juga untuk kita melakukan banyak hal dalam waktu yang bersamaan.
  5. Membangun nama brand.

Banyak masyarakat yang menyamakan bahwa E-Commerce adalah Marketplace. Namun pada kenyataannya keduanya adalah sebuah hal yang berbeda. Marketplace sendiri adalah salah satu model dari E-Commerce. Yang secara spesifik, marketplace merupakan platform tempat bertemunya penjual dan pembeli. Perusahaan marketplace di Indonesia diantaranya yaitu Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli, OLX, JD.ID, dll.

Apasih pengaruhnya marketplace terhadap omzet penjualan industri homemade? Apasih pengertian industri homemade? Sebelum membahas pengaruh marketplace, pengertian industri homemade sendiri adalah suatu unit usaha yang tidak berbentuk badan hukum dan dilaksanakan oleh seseorang atau beberapa orang anggota rumah tangga yang mempunyai tenaga kerja sebanyak empat orang atau kurang, dengan kegiatan mengubah bahan dasar menjadi barang jadi atau setengah jadi atau dari yang kurang nilainya menjadi yang lebih tinggi nilainya dengan tujuan untuk dijual atau ditukar dengan barang lain dan ada satu orang anggota keluarga yang menanggung resiko (Suratiyah, 1991).

Dapat kita ketahui bahwa marketplace sangatlah berpengaruh terhadap omzet penjualan industri homemade, hal tersebut bisa dibuktikan bahwa penjualan yang dilakukan secara online pengahasilannya lebih besar dibandingkan dengan penjualan secara tradisional. Disisi lain produk yang kita jual secara online dapat dikenal oleh banyak orang melalui media online.

Marketplace bisa dimanfaatkan sebagai sarana promosi secara gratis. Tidak perlu biaya lainnya untuk mempromosikan setiap produk yang ingin dijual, hal tersebut lebih menghemat biaya saat ingin memulai sebuah usaha. Dengan itu kita akan mendapatkan keuntungan yang maksimal apabila tidak ada potongan biaya saat ingin melakukan promosi.

Saat kita menggunakan marketplace, maka kita akan berpotensi untuk mendapatkan jumlah penjualan yang lebih besar dan juga luas dengan calon pembeli yang sangat banyak. Produk akan lebih mudah untuk ditemukan oleh pembeli saat mereka membutuhkannya jika kita berjualan melalui marketplace dan pembeli pun tidak perlu susah payah mendatangi lokasi karena setiap transaksi bisa dilakukan secara online.

https://idcloudhost.com/mengenal-apa-itu-marketplace-manfaat-fungsi-kelebihan-dan-cara-daftarnya/#Apa_Saja_Fungsi_dan_Manfaat_Marketplace

 

 

Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu, untuk berkomentar memakai akun kamu.

X

Tekan ESC untuk keluar