Menyongsong Digitalisasi Bersama Wajah Pendidikan Dasar Bangsa

Pandemi Memaksa Menuju Digitalisasi Pembelajaran, Foto: Pribadi ribadi


#DigitalBisa #UntukDaerahLebihBaik

“Lebih baik kau belajar daripada diam di sini melihat langit. Langit tak akan membuatmu pandai sekalipun kau memelas padanya”. Sebuah kalimat yang menjadi hinaan kepada Binorrow, sebagai murid yang dianggap paling bodoh di kelasnya.

Novel Binorrow: Tongkat Musa dan Tujuh Roh Boorne karya Sudarman BK menjadi cerminan wajah pendidikan bangsa prihal minimnya pemberian motivasi dan apresiasi dari para pendidik kepada peserta didik. Padahal setiap anak memiliki bakat yang berbeda-beda. Pengalaman saya menjadi salah satu peserta Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM) dalam program Kampus Mengajar Angkatan I membawa pemahaman prihal perubahan digital dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.

Pandemi Covid-19 tidak hanya menggungcang sistem perekonomian dan kesehatan nasional, tetapi turut meruntuhkan sendi-sendi pendidikan bangsa. Pendidikan dasar hingga perguruan tinggi terpaksa harus menjalankan pembelajaran melalui sistem dalam jaringan (daring). Pandemi memunculkan permasalahan pada pendidikan di Sekolah Dasar (SD) terutama pada daerah penempatan 3T: Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal mengenai lemahnya penerapan digitalisasi dalam sistem pendidikan.

Perjalanan Awal dalam Pengabdian
Gerbang awal menuju perjalanan dalam pengabdian bersama Kampus Mengajar Angkatan I, Foto: pribadi

22 Maret 2021, menjadi langkah awal dalam penempatan saya dan tim di salah satu SD yang terletak di Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah. SDN Prantaan turut menjadi salah satu SD yang menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh dengan daring sebagai langkah mengurai mata rantai penyebaran virus. Banyak siswa pada daerah penempatan yang mengalami demotivasi dalam belajar, mereka menganggap bahwa saat ini mereka sedang libur, sehingga aktivitas mereka hanya bermain gim dan bermain. 

“Kamu selama pandemi, kegiatannya ngapain saja?”, pertanyaan ini saya tujukan ke salah satu siswa bernama Raka.

“Main Mobile Legend sama Free Fire (aplikasi gim online), pak”, ia menjawab dengan santai.

“Kalau di rumah belajar nggak?”

Raka kemudian hanya menggeleng sambil tersenyum, memperlihatkan giginya yang agak gingsul.

Peserta didik banyak yang tidak paham mengenai materi yang disampaikan oleh para guru akibat sistem pembelajaran online yang masih konvensional. Guru hanya sebatas membagikan materi pada aplikasi pesan Whatsapp dari tautan pembelajaran di Youtube lalu memberikan tugas rumah untuk dikumpulkan pada hari berikutnya.

Membiasakan Digitalisasi dalam Pembelajaran

Pembelajaran Door to Door
Kegiatan door to door dengan mendorong motivasi siswa yang tidak memiliki perangkat pembelajaran online yang kompatibel, Foto: pribadi

Demotivasi dalam belajar menyebabkan peserta didik tidak mampu mencapai kompetensi yang diharapkan. Pembelajaran online hanya dengan sebatas membagikan tautan serasa membosankan bagi peserta didik. Kahadiran program ini membawa secercah harapan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik, salah satunya mengenai konsep adaptasi teknologi. Dalam era digital, telah banyak situs yang membantu dalam proses pembelajaran secara online. Saya menggunakan model-model berbasis pembelajaran daring guna meningkatkan motivasi belajar siswa. Berikut model yang saya gunakan dalam menyongsong digitalisasi pembelajaran, 

  1. Modifikasi pembelajaran melalui Whatsapp saya lakukan dengan menggunakan sistem QnA (Questions and Answers) membuat media ini menjadi interaktif dengan menggunakan personal chat (obrolan pribadi) dan video call (panggilan video) dalam sesi ini peserta didik diberikan suatu permasalahan yang dikirim melalui personal chat, kemudian peserta didik harus menjawab permasalahan tersebut melalui video call. Media ini terbukti mampu meningkatkan interaksi siswa dalam pembelajaran.
  2. Media berikutnya merupakan media yang cukup populer yaitu Quizizz, suatu tempat pembelajaran untuk mengukur kemampuan akademik siswa dengan kecepatan dan ketepatan. Tetapi, di lapangan media ini banyak menimbulkan permasalahan. Banyak peserta didik yang tidak dapat mengakses tautan yang telah dibagikan karena perangkat telepon genggam yang dimiliki peserta didik tidak mendukung, baik berasal dari hardware maupun software yang ketinggalan zaman. Hal-hal seperti ini membuat saya maklum bahwa masih banyak peserta didik yang tidak didukung dalam sarana dan prasarana dalam pembelajaran. Akhirnya, saya harus melaksanakan kegiatan door to door dengan datang ke rumah siswa dan mengajari dengan langsung. 
  3. Kemudian terdapat media belajar yang turut saya dorong, yaitu literasi digital. iPusnas merupakan salah satu basis aplikasi yang disediakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, menyediakan berbagai sumber literatur termasuk bacaan untuk anak-anak. Peserta didik saya wajibkan untuk membaca satu buku cerita yang berasal dari iPusnas, kemudian pada pertemuan berikutnya mereka harus menceritakan apa yang kemarin mereka baca.

Pada Akhirnya, Pendidikan Kita Harus Siap Menuju Digitalisasi

Sesi literasi langsung, upaya literasi digital lebih efektif dilakukan peserta didik karena tidak perlu membawa bertumpuk buku, Foto: pribadi

Ada cerita menarik, suatu hari saya memberikan soal-soal pertanyaan untuk kemudian dijawab pada pertemuan berikutnya. Rupanya, suatu yang tidak terduga membuka mata saya. Semua pertanyaan yang saya berikan dijawab oleh semua peserta didik dengan jawaban yang sama. Saya kira, antar peserta didik saling menyontek. Tetapi, setelah saya melakukan interogasi ada dalang dibalik ini semua, yaitu si Brainly. Salah satu aplikasi yang bisa memungkinkan pengguna menjawab dan bertanya tentang pembelajaran pada berbagai jenjang dan menyediakan jawaban instan. Agak kesel kalau ingat ini.

Pandemi memaksa segala lapisan, termasuk dunia pendidikan untuk menuju digitalisasi. Semua hal-hal yang diceritakan merupakan wajah asli bangsa dalam menyongsong digitalisasi di dunia pendidikan. Digitalisasi semacam pisau, disatu sisi digitalisasi mendorong produktivitas dalam meningkatkan motivasi belajar, kemudahan mencari referensi dan sumber-sumber belajar. Tetapi pada sisi lainnya, membuat sebagian malas untuk berpikir karena sistem kemudahan yang ditawarkan. Tinggal klik pencarian di Google, jawaban langsung keluar dalam beberapa detik.

Pemerintah dan elemen bisnis juga memiliki peran penting dalam upaya mendorong pemerataan sarana dan prasarana dalam mendukung pembelajaran berbasis daring serta infrastruktur yang memadai dalam kelancaran jaringan menjadi kunci penting untuk menyiapkan calon-calon sumber daya manusia unggul di masa depan.  

Komentar (86)

  • H

    Hilmy

    19 Okt 2021 11.16 WIB

    mantap program MBKM, sangat inspiratif menebar digitalisasi ke pelosok desa

    Hapus
  • MS

    Mochamad Syaiful Anwar

    19 Okt 2021 11.30 WIB

    terima kasih kak @Hilmy atas dukungan dan komentarnya :)

    Hapus
  • E

    eridapratiwik

    19 Okt 2021 11.40 WIB

    Semoga bisa semakin memajukan SDM Indonesia ya 🤩 so inspiring.

    Hapus
  • R

    Rizka

    19 Okt 2021 11.45 WIB

    Kerennnn, semoga bisa majukan pendidikan Indonesia di tengah pandemi.

    Hapus
  • W

    WALILAILHAM

    19 Okt 2021 11.46 WIB

    mantap sih program MBKM, apalagi ditengah pendami saat ini, program ini sangat inspiratif menyebarkan pembelajaran online sampai ke pelosok desa.

    Hapus
  • AA

    AbdhuL Aziz

    19 Okt 2021 11.48 WIB

    Program ini adalah salah satu prgram yang sangat bagus, apalagi arah program ini adalah 3T. Hampir semua dalam kondisi saat ini, Pandemi Covid 19 merubah tatanan pembelajaran yang dahulu. Semua dilaksanakan dengan penyesuaian kondisi sekarang daring, dan berbasis digital. Apakah semua daerah siap? apakah daerah 3T itu siap? saya rasa belum, dan itu terjadi hampir semua daerah. Dengan ada program ini adalah langkah awal untuk menuju perubahan tersebut. Untuk kedepannya hal ini jangan terpaut ke Sekolah Dasar yang sudah ditentukan tapi lihatlah banyak daerah sebenarnya sangat membutuhkan program ini. Next Pland Mahasiswa sebagai agen perubahan bisa menempatkan diri di daerah 3T lainnya.

    Hapus
  • AW

    Anisya Wiwit

    19 Okt 2021 11.51 WIB

    Keren sekali, program mbkm ini sangat inspiratif apalagi ditengah keadaan pandemi ini. Memberikan wawasan baru tentang digitalisasi sampe ke pelosok desa. Semoga bisa memajukan SDM di daerah.

    Hapus
  • HS

    Hanna S

    19 Okt 2021 11.57 WIB

    Programnya keren!, semoga dapat bermanfaat dan memajukan SDM daerah👏🏻

    Hapus
  • AK

    Anisa Kumala

    19 Okt 2021 11.57 WIB

    Luar biasa, dapat memperkenalkan digitalisasi ke anak-anak desa untuk memajukan pendidikan Indonesia di tengah pendemi seperti ini

    Hapus
  • AN

    Aprilia Nanda

    19 Okt 2021 11.58 WIB

    Wahh sangat menginspirasi sekali mas syaiful. :)

    Hapus
  • A

    Aji

    19 Okt 2021 12.10 WIB

    Menginspirasi kaum millenial agar segera turun tangan berkontribusi bagi pendidikan di Indonesia 🙏🙏 good job brader.

    Hapus
  • I

    imen

    19 Okt 2021 12.10 WIB

    luar biasa kegiatannya, semoga bisa jadi motifasi untuk kita semua

    Hapus
  • FF

    Farhan Fauzi

    19 Okt 2021 12.10 WIB

    Apalah arti dari sebuah program yang memajukan bangsa jika tidak diimbangi dengan kualitas SDM nya, analogi semu yang kita tau juga ketika SDA yang melimpah tidak menjamin pula akan menghasilkan SDM yang cerdas mengelolanya. Maka dari itu MBKM menjadi salah satu program penting dalam menciptakan proporsionalitas antara SDM dengan program kemajuan bangsa.
    Mangtab

    Hapus
  • FG

    Ferlia Galuh Fitriana

    19 Okt 2021 12.11 WIB

    Kereeeen. Sangat menginspirasi anak muda tentunya.
    Turut bangga. Tetap semangat semua nya

    Hapus
  • LF

    Lisa Fatkul Janah

    19 Okt 2021 12.16 WIB

    Wahhhh sangat menginspirasi..

    Hapus
  • YR

    Yuliana Riskawati

    19 Okt 2021 12.17 WIB

    Sangat menginspirasi, semoga dapat memajukan pendidikan di indonesia ☺

    Hapus
  • S

    Sofia

    19 Okt 2021 12.20 WIB

    wahh bagus banget,Sangat meninspirasi dalam menerbarkan digitalisasi pendidikan ke pelosok

    Hapus
  • S

    Sidqi

    19 Okt 2021 12.36 WIB

    Toppp brou, tetap mengabdi untuk pendidikan Indonesia. #digitalisasi#pendidikan

    Hapus
  • RD

    Rima Dewi Isnayanti

    19 Okt 2021 12.43 WIB

    Sangat inspiratif

    Hapus
  • A

    Angga

    19 Okt 2021 12.49 WIB

    Ntaps

    Hapus
  • AS

    Aan satu hati

    19 Okt 2021 13.01 WIB

    Mantap pake P

    Hapus
  • BI

    Bu Ida

    19 Okt 2021 13.08 WIB

    So Great!!!

    Hapus
  • RN

    Restu Nindya

    19 Okt 2021 13.11 WIB

    Sangat menginspirasi

    Hapus
  • F

    Famelia

    19 Okt 2021 13.14 WIB

    Luar biasa 🔥🔥

    Hapus
  • W

    WakhidJaya

    19 Okt 2021 13.40 WIB

    Lanjutkan kisah-kisah inspiratif mendorong pelosok desa menuju digitalisasi.

    Hapus
  • AS

    Amalia Sholihah

    19 Okt 2021 13.49 WIB

    KERENNNNN LANJUTKAN💪🏻💪🏻

    Hapus
  • KA

    Kresna ananda saputra

    19 Okt 2021 13.50 WIB

    Mantap

    Hapus
  • DA

    Della Alifya

    19 Okt 2021 14.01 WIB

    Wah sangat meningkatkan dalam pembelajaran di era moderen🥰🥰🥰

    Hapus
  • FP

    Faisal Priskiyandri

    19 Okt 2021 14.01 WIB

    Gokill mangstapp

    Hapus
  • T

    Tanti

    19 Okt 2021 14.30 WIB

    Weeeh mantap

    Hapus
  • MS

    Meida Safitri

    19 Okt 2021 14.30 WIB

    Mantapp, menginspirasi banget✨

    Hapus
  • D

    deaarf

    19 Okt 2021 14.37 WIB

    so inspiring 🤩 sukses selalu, semoga kegiatan mulia seperti ini selain bermanfaat bagi lingkungan juga mampu menambah value diri kamu

    Hapus
  • A

    Arditya

    19 Okt 2021 15.03 WIB

    Wah menginspirasi sekali

    Hapus
  • N

    Nunik

    19 Okt 2021 15.09 WIB

    Wahh.. Keren, sangat menginspirasi sekali...

    Hapus
  • VO

    Viola Oppo

    19 Okt 2021 15.29 WIB

    Program ini adalah salah satu prgram yang sangat bagus, apalagi arah program ini adalah 3T. Hampir semua dalam kondisi saat ini, Pandemi Covid 19 merubah tatanan pembelajaran yang dahulu. Semua dilaksanakan dengan penyesuaian kondisi sekarang daring, dan berbasis digital. Apakah semua daerah siap? apakah daerah 3T itu siap? saya rasa belum, dan itu terjadi hampir semua daerah. Dengan ada program ini adalah langkah awal untuk menuju perubahan tersebut.

    Semoga Dengan adanya progam ini semoga akan LBH baik lagi buat semua ank² bangsa.

    Hapus
  • F

    Fauzi

    19 Okt 2021 15.35 WIB

    Wah sangat inspiratif kak, smangat

    Hapus
  • A

    Anggit

    19 Okt 2021 15.45 WIB

    Mantaaaaap

    Hapus
  • A

    agus

    19 Okt 2021 15.50 WIB

    waw keren

    Hapus
  • M

    Marsha

    19 Okt 2021 15.55 WIB

    Wah mantap, sangat meninspirasi tulisan ini. Semoga digitalisasi segera terwujud pada pendidik dasar bangsa

    Hapus
  • ST

    Sulis tiyaningsih

    19 Okt 2021 15.58 WIB

    Mantep sekali kak.. Menginspirasi.. Semnagat kak anwarrr

    Hapus
  • DW

    Devi Wulan

    19 Okt 2021 16.17 WIB

    Great

  • G

    ghani

    19 Okt 2021 16.29 WIB

    yasss inspired 🌞

    Hapus
  • S

    salsa

    19 Okt 2021 16.31 WIB

    Sangat menginspirasi, memberikan contoh kepada adik - adik bahwa ilmu yang kita miliki harus kita bagi kepada mereka yang membutuhkan. Meski pandemi, tidak menghalangi adik - adik tersebut untuk menuntut ilmu. Keren.

    Hapus
  • AA

    Azyan Afiki

    19 Okt 2021 16.37 WIB

    Kak Anwar inspiratif bisa ikut program pengabdian gini. Membantu adaptasi teknologi di sekolah sekolah dasar. Mantap pengen ikutan juga program-program seperti ini deh

    Hapus
  • I

    Ijal

    19 Okt 2021 16.47 WIB

    Sangat menginspirasi

    Hapus
  • S

    Silvia

    19 Okt 2021 16.57 WIB

    Keren bangetttt programnya👏👏👏

    Hapus
  • RT

    Risqi tananzyanti

    19 Okt 2021 17.51 WIB

    Dengan adanya program ini bisa memudahkan pembelajaran pada pamdemi covid saat ini, apalagi Sekolah SD sekarang yang menerapkan kurikulum darurat guna untuk tetap menopang agar peserta didiknya bisa belajar dengan maksikmal. Tapi ada beberapa murid yang kurang memadai fassilitas untuk kurikulum darurat ini, yaitu diberlakukannya sekolah daring (dalam jaringan). Siswa yang tergolong didaerah 3T akan kesulitan dalam mengikuti kurikulum darurat dikarenakan kurangnya alat yang memadai/terkendalanya sinyal. Dengan adanya program door to door siswa dapat mudah memahami materi karena dilakukan secara langsung atau face to face. Program ini snagat mendukung ya, terutaman didaerah 3T. Semoga program ini bisa menginspirasi untuk calon" pengajar dan acuan kedepannya agar pendidikan di indonesia khususnya didaerah 3T bisa berjalan berjalan dengan baik.

    Hapus
  • P

    Putra

    19 Okt 2021 18.06 WIB

    Sangat menginspirasi dan sangat keren program nya💪

    Hapus
  • R

    Rihan

    19 Okt 2021 18.08 WIB

    keren, mantap dan menginspirasi.

    Hapus
  • R

    Risma

    19 Okt 2021 18.11 WIB

    Luar biasa. Definisi yang muda yang berkarya begini ni!

    Hapus
  • RA

    rahma ayuu

    19 Okt 2021 18.36 WIB

    keren! sangat menginspirasi sekali krna program mbkm ini salah satu upaya untuk membantu meningkatkan SDM berkualitas dengan memperkenalkan digitalisasi kpd masyarakat pelosok desa, dgn adanya program ini semoga dapat terciptanya generasi yang berkompeten yaa!

    Hapus
  • AR

    Alifia Rafa Nur Triandini

    19 Okt 2021 18.45 WIB

    Keren, Anwar.
    Saat MBKM itu memang momen yang tepat untuk memperkenalkan dan memanfaatkan digitalisasi terutama untuk daerah 3T, apalagi sekarang ini yang mana semuanya serba online.

    Hapus
  • NT

    Naswa Tabriza Akmala

    19 Okt 2021 18.59 WIB

    Mantap. Memang sangat setuju bahwa digitalisasi utamanya di daerah 3T belum merata, diperlukan adaptasi teknologi yang baik antar peserta didik, sekolah, pemerintah, serta lembaga bisnis untuk membantu menyinambungkan sarana dan prasarana di era digital ini. Great mantappp🥰

    Hapus
  • A

    Ayu

    19 Okt 2021 19.10 WIB

    Keren.. Kegiatannya sangat menginspirasi kak..
    Semangat..

    Hapus
  • BN

    Bobby Nugraha

    19 Okt 2021 19.24 WIB

    Semoga sukses selalu

    Hapus
  • D

    Daniel

    19 Okt 2021 19.43 WIB

    Sangat menginspirasi 🙌

    Hapus
  • A

    arisapitri

    19 Okt 2021 19.47 WIB

    mantab, keren bangetttt

    Hapus
  • MP

    Maria Papilaya

    19 Okt 2021 19.56 WIB

    Menginspirasi dan sangat edukatif

    Hapus
  • RJ

    Riska Juliani

    19 Okt 2021 20.14 WIB

    Mantap tulisannya sangat inspiratif, semoga memotivasi kita semua untuk bergerak mencerdaskan kehidupan bangsa🤗🤗🤗🤗

    Hapus
  • DF

    Dana febian

    19 Okt 2021 21.04 WIB

    👍

    Hapus
  • B

    Berliana

    19 Okt 2021 21.06 WIB

    Memotivasi sekali sih tulisan nya

    Hapus
  • T

    Taz

    20 Okt 2021 00.51 WIB

    Keren sih programnya. Sukses terus ya!!

    Hapus
  • FS

    FRIESTA SABRIAN NUR KHASANAH

    20 Okt 2021 04.12 WIB

    Keren dan sangat inspiratif 👍

    Hapus
  • N

    Nandia

    20 Okt 2021 07.59 WIB

    Mantap kisah yang inspiratif. Semoga daerah 3T cepat dalam mendapatkan digitalisasi baik sarana, prasarana, dan infrastruktur

    Hapus
  • IA

    Indah Anita Rahayu

    20 Okt 2021 08.16 WIB

    Keren 👍 sangat menginspirasii

    Hapus
  • LW

    Lely witjayanti

    20 Okt 2021 08.36 WIB

    Mantab kerennn

    Hapus
  • Q

    Qorii

    20 Okt 2021 10.00 WIB

    Wah sangat menginspirasi sekali, semoga pendidikan di era pandemi ini semakin membaik👍

    Hapus
  • HN

    Hesti Nur A

    20 Okt 2021 10.29 WIB

    Mantap sekaliiii, sangat menginspirasi

    Hapus
  • M

    Melindaaa

    20 Okt 2021 10.33 WIB

    Mantapp kerenn kak, sangat menginspirasi sekali👍👍🔥🔥🔥

    Hapus
  • L

    luqeek

    20 Okt 2021 10.42 WIB

    👍👍👍👍👍

    Hapus
  • LR

    Lenny Rosita

    20 Okt 2021 12.08 WIB

    Wahhhhh inspiratif banget apalagi ditengah keadaan pandemi seperti ini, semoga dapat menginspirasi kita semua

    Hapus
  • S

    Sannia

    20 Okt 2021 16.45 WIB

    Sangat menginspirasi saya yang sebagai mahasiswa Sarjana Pendidikan 🤙🏻

    Hapus
  • SP

    Septia Putri

    20 Okt 2021 17.29 WIB

    Mantap ceritanyaaaaaa. Pokoknya sangat inspiratif

    Hapus
  • D

    Diah

    20 Okt 2021 17.42 WIB

    Wahhhh🔥🔥🔥

    Hapus
  • AF

    Abdullah Fatah

    20 Okt 2021 17.50 WIB

    Kerenn !

    Hapus
  • NK

    Nuri Khoirin

    20 Okt 2021 18.36 WIB

    Semangatt

    Hapus
  • YJ

    Yudha Jati yasahrif

    20 Okt 2021 18.46 WIB

    Keren sangat inspiratif
    Semoga dengan adanya program ini sdm kedepannya lebih baik dan pintar

    Hapus
  • S

    Saradilla

    20 Okt 2021 19.17 WIB

    Wah keren banget, sangat Inspiratif! Semoga kedepannya akan lebih banyak kegiatan seperti kampus mengajar, sehingga teman-teman kita yang berada di kawasan 3T dapat merasakan belajar seperti teman teman kita di wilayah kota. Dan semoga dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah dapat menjadi langkah awal untuk pembangunan pendidikan yang lebih merata

    Hapus
  • YD

    Yunita Dwi

    20 Okt 2021 23.00 WIB

    keren banget dan menginspirasi✨✨ semoga programnya bermanfaat, sukses selalu yaa

    Hapus
  • RS

    Rizki Setiana

    21 Okt 2021 14.43 WIB

    keren bangetttt.. semoga selalu menginspirasi kedepannya. mantap jiwaa

  • S

    Szai

    22 Okt 2021 17.29 WIB

    Mantap sangat inspiratif sekali ya bisa menyebarkan digitalisasi

    Hapus
  • N

    Nuri

    22 Okt 2021 20.29 WIB

    Cerita yang sangat menginspirasi untuk kita semua ditengah keterbatasan. Semoga pemerintah dan lembaga bisnis seperti Telkom terus mendorong percepatan digitalisasi.

    Hapus
  • MS

    Mya Sapitri

    22 Okt 2021 20.46 WIB

    Semoga dengan ini SDM di Indonesia makin melek digital, sukses terus kedepan nya ini sangat menginspirasi 😍

    Hapus
  • P

    Putri

    25 Okt 2021 19.28 WIB

    Mantappp lanjutkan kaka, semangat

    Hapus
  • AT

    Anggi Tania

    25 Okt 2021 19.36 WIB

    Sangat menginspirasi. Semangattt. Benar, pendidikan perlu menuju digitalisasi untuk mendukung pembelajaran di era sekarang.

    Hapus
  • A

    Anto

    25 Okt 2021 19.38 WIB

    Semoga telkomsel selaku penyedia layanan komunikasi terus bergerak maju dan mampu mempercepat digitalisasi pendidikan.

    Hapus

Silakan masuk terlebih dahulu, untuk berkomentar memakai akun kamu.

Tekan ESC untuk keluar