Siap-Siap Sambut Unicorn Baru Asal Indonesia

Ilustrasi | Sumber: Freepik/rawpixel.com


Perusahaan rintisan (startup) asal Indonesia yang naik kelas akan kembali bertambah jumlahnya. Dalam waktu dekat, sebuah startup dari Indonesia segera menjadi unicorn atau perusahaan dengan nilai valuasi minimal US$1 miliar.

Perusahaan rintisan yang dimaksud adalah Kredivo. Startup ini merupakan perusahaan yang bergerak di industri keuangan, dan menyediakan platform pembayaran keuangan digital berbasis kredit. Kredivo segera menjadi unicorn karena akan melakukan merger dengan anak perusahaan Victory Park Capital (VPC) yang berkantor pusat di Chicago, Amerika Serikat.

Apabila merger berjalan tanpa hambatan, maka valuasi Kredivo nantinya diprediksi akan mencapai US$2,5 miliar. Nilai ekuitas ini sudah cukup membawa Kredivo masuk ke tahap lanjutan pertumbuhan perusahaan rintisan, yaitu unicorn.

Keberhasilan Kredivo menjadi unicorn tidak lepas dari hasil kerja keras perusahaan selama ini dalam melayani dan memenuhi kebutuhan pelanggan di sektor keuangan. Selain itu, pertumbuhan bisnis Kredivo juga terjadi lantaran startup ini tidak menutup diri dari peluang kerjasama dengan perusahaan ventura atau korporasi lain.

Kredivo, Unicorn baru asal Indonesia yang menjadi salah satu perusahaan rintisan binaan MDI Ventures | Sumber: Telkom Indonesia

 

Salah satu perusahaan yang turut berkontribusi atas kesuksesan Kredivo adalah MDI Ventures. Perusahaan ventura milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. ini menjadi salah satu entitas yang berinvestasi di Kredivo sejak 2018.

Sebagai perusahaan ventura, MDI Ventures tidak asal menanamkan investasi atau pendanaan ke perusahaan rintisan. Prospek bisnis pasti menjadi pertimbangan utama MDI Ventures sebelum menanamkan pendanaan ke salah satu perusahaan rintisan. Selain itu, ada juga faktor-faktor lain yang turut memengaruhi keputusan perusahaan ihwal investasi yang akan ditanamkan.

Sepanjang 2020 lalu MDI Ventures tercatat sudah berinvestasi pada 15 perusahaan rintisan potensial dari berbagai negara seperti Indonesia, India, Singapura, dan Amerika Serikat. Sejak 2016, jumlah perusahaan rintisan yang sudah dibantu pendanaannya oleh MDI Ventures mencapai 57 startup. Dari jumlah tersebut, ada setidaknya 20 startup asal Indonesia yang sudah mendapat pendanaan dan/atau pengembangan usaha dari MDI Ventures, dan 8 perusahaan rintisan sudah melakukan IPO atau dilepas melalui jalur akuisisi.

Kredivo adalah satu dari 20 perusahaan rintisan asal Indonesia yang mendapat pendanaan dari MDI Ventures. Selain oleh MDI Ventures, pendanaan Kredivo juga turut dilakukan oleh Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) sejak 2019.

Nilai ekuitas Kredivo yang akan naik pasca merger nanti tentu akan berdampak positif bagi perusahaan-perusahaan yang berinvestasi, salah satunya MDI Ventures. Karena itu, selaku induk usaha MDI Ventures, Telkom Indonesia menyambut baik kemajuan yang diraih Kredivo.

View this post on Instagram

A post shared by MDI Ventures (@mdiventures)

“Ini merupakan buah manis dari strategi dan komitmen investasi Telkom di bisnis digital yang dijalankan melalui MDI Ventures dan TMI sudah on the track. Tidak hanya potensi capital gain yang mungkin dapat kami peroleh, hal terpenting yang diharapkan dari investasi ini tentunya synergy value dengan startup portofolio MDI akan mendukung pengembangan bisnis digital Telkom, khususnya pada domain platform dan services,” kata Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya.

Kehadiran Kredivo sebagai unicorn menambah panjang daftar perusahaan rintisan target investasi dari MDI Ventures yang berhasil tumbuh usahanya. Sebelumnya, startup Nium baru saja mengumumkan keberhasilannya mendapat tambahan pendanaan Seri D sebesar US$200 juta, sehingga kini sudah memiliki total dana hampir US$300 juta dan valuasi melebihi US$1 miliar.

“Semoga langkah sukses Kredivo ini dapat diikuti oleh startup lokal asal Indonesia yang lahir sebagai unicorn baru, dan TelkomGroup melalui MDI akan terus berupaya untuk mendukung terwujudnya hal tersebut. Dalam waktu dekat mudah-mudahan akan menyusul startup portofolio MDI lainnya yang melakukan IPO di bursa dalam dan luar negeri,” ujarnya.

BACA JUGA: Cara Baru Korporasi dan Perusahaan Rintisan Maju Bersama di Era Revolusi Industri 5.0

Keberhasilan Kredivo dan Nium menumbuhkan bisnisnya tidak membuat MDI Ventures terlena. Perusahaan ventura ini tetap berkomitmen menjalankan investasi dan pendmapingan usaha kepada startup-startup potensial. Pada 2021 ini, MDI Ventures berfokus menanamkan investasi di perusahaan rintisan bidang tekfin, agritek, logistik, health, new retail, dan deep tech.

“Investment di Kredivo adalah salah satu contoh hasil yang paling ideal untuk investment kami. Kredivo tidak hanya berhasil memberikan capital gain yang berkali-kali lipat untuk investment kami, tapi juga berhasil menghasilkan berbagai proyek synergy yang successful, memberikan value ke Telkom serta mempercepat performansi Kredivo. Karena itu, MDI terus mendukung usaha pembentukan digital bisnis ekosistem di Telkom dan BUMN dengan menggunakan solusi-solusi yang sudah dibuktikan oleh startup-startup yang MDI telah invest seperti Kredivo,” kata CEO MDI Ventures Donald Wihardja.

Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu, untuk berkomentar memakai akun kamu.

Dengan mengirimkan komentar, saya menyetujui peraturan berkomentar di #DigitalBisa

Tekan ESC untuk keluar