Krusialnya Digitalisasi ke Pelosok Negeri untuk Menghadapi Era Society 5.0

Photo by Tara Winstead from Pexels


#DigitalBisa #UntukDaerahLebihBaik

Pembangunan sekarang ini tidak dapat dipisahkan dari perkembangan teknologi informasi. Hampir segala aspek mulai beralih ke serba digitalisasi. Baik itu dari hal yang paling sederhana layaknya penggunaan smartphone dan internet hingga ke pemanfaatan berbagai fitur dan kelengkapannya yang telah merambah di segala aspek kehidupan masyarakat.

Teknologi dipercaya sebagai alat pengubah. Teknologi telah berperan sebagai perubahan sosial masyarakat. Sejarah membuktikan bahwa evolusi teknologi selalu terjadi sebagai tujuan hasil kerja para jenius untuk menemukan berbagai teknologi yang dapat diterapkan untuk mendapatkan kemudahan dalam semua kegiatan kehidupan dan selanjutnya mendapatkan manfaat dari teknologi tersebut.

Bukan hanya di daerah perkotaan saja, namun juga di wilayah pedesaan sudah mulai mengenal perkembangan teknologi informasi dengan baik. Digitalisasi sangat penting hingga ke pelosok negeri agar percepatan pembangunan kawasan pedesaan dan wilayah yang dikategorikan sebagai pelosok negeri bisa mendapat berbagai kemudahan teknologi. Peralihan ke dalam bentuk digitalisasi sangat penting untuk semua wilayah di Indonesia bahkan hingga ke pelosok negeri untuk menghadapi era society 5.0

Lantas apa yang dimaksud dengan era society 5.0 sehingga gadget alisasi ini dianggap sangat krusial?

Photo by fauxels from Pexels
CaptiPhoto by fauxels from Pexelson

Era society 5.0 merupakan teknologi yang dibentuk oleh manusia yang terus berkembang seiring berjalannya waktu. Awalnya gagasan tersebut diutarakan oleh negara Jepang di mana konsep ini memberikan kesempatan seseorang memanfaatkan ilmu pengetahuan yang berbasis modern seperti AI, lot, Robot dan lain sebagainya. 

Hal ini sebagai bentuk kebutuhan manusia dengan tujuan supaya manusia bisa hidup semakin nyaman dan modern. Sebenarnya era society 5.0 telah diresmikan pada 21 Januari 2019 lalu sebagai resolusi atas revolusi industri 4.0. Konsep dasar era society lebih berfokus pada konsep terhadap manusia. 

Apabila revolusi industri memakai AI serta kecerdasan buatan sebagai komponen utamanya, sedikit berbeda dengan era society 5.0 di mana kita dapat memakai teknologi modern hanya saja masih mengandalkan manusia sebagai komponen utamanya. Konsep tersebut adalah penyempurnaan dari beberapa konsep sebelumnya. 

Era society 5.0 ini segala teknologi yang ada merupakan bagian dari manusia itu sendiri sehingga internet tidak hanya dapat dipakai untuk sekedar berbagi informasi tetapi juga mencakup menjalani kehidupan. Jadi di era society 5.0 ini komponen utamanya tetap manusia yang bisa menciptakan nilai baru melalui perkembangan teknologi yang bisa mengurangi adanya kesenjangan pada manusia serta masalah ekonomi di masa depan.

Era society 5.0 mampu menghasilkan banyak sekali transformasi dan disrupsi digital. Hal ini bisa menjadi ancaman bagi sumber daya manusia tetapi juga menjadi peluang. Inilah yang menjadi alasan krusialnya digitalisasi hingga ke pelosok negeri untuk menghadapi era society 5.0. Walaupun dirasa hal ini tidak mudah diterapkan di negara berkembang seperti Indonesia, tetapi bukan berarti hal ini tidak mampu dilakukan. 

Dengan adanya akses yang merata hingga ke pelosok negeri, diharapkan semua orang mempunyai potensi yang setara agar bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk kemaslahatan. Digitalisasi sangat penting di era society 5.0 agar bisa mengatasi kesenjangan digital sehingga bisa meningkatkan investasi di struktur digital dengan membangun lebih banyak lagi jaringan pita lebar dengan kualitas yang lebih baik agar semua masyarakat bisa memanfaatkan teknologi dan internet dengan baik.

Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki tantangan besar dalam membangun jaringan telekomunikasi dan internet agar bisa tumbuh secara merata. Dengan demikian kemajuan teknologi dan informasi yang serba digitalisasi menjadi tantangan besar bagi Kekominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika). Sistem pemerintahan ini mengemban misi yang penting yaitu menjadikan Indonesia terkoneksi melalui digitalisasi hingga ke pelosok negeri supaya Indonesia semakin maju. 

Jadi bukan hanya di perkotaan saja, pelosok negeri yang termasuk sebagai wilayah terpencil juga harus mendapat perhatian dan prioritas upaya percepatan realisasi aksebilitas digitalisasi meningkat. Sangat penting untuk membangun infrastruktur komunikasi dan internet di pelosok negeri pertama yang paling terpencil. Hal ini dilakukan sebagai upaya meratanya akses Internet di negara Indonesia.

Apalagi sejak pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia tak terkecuali Indonesia, penerapan pembatasan kegiatan fisik di luar rumah menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah agar dapat memberikan pelayanan dalam bentuk konektivitas digital yang stabil kepada masyarakat. 

Oleh sebab itulah, semua kegiatan baik itu sektor perekonomian, pendidikan hingga kesehatan beralih ke dalam bentuk digital. Hal ini menuntut masyarakat di seluruh pelosok negeri agar mampu pertasi dan tidak ketinggalan dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. 

Pemerintah telah berupaya meratakan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi agar bisa meningkatkan konektivitas digital ke semua pelosok negeri. Pendidikan dan kesehatan adalah dampak yang disebabkan dari terbatasnya infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi di wilayah tertinggal, terdepan dan terkecil yang menjadi faktor penghambat yang terjadi sekarang ini.

Meningkatkan digitalisasi ke pelosok negeri saat ini menjadi fokus utama kementerian komunikasi dan informasi. Pandemi COVID-19 ini seakan memaksa percepatan digitalisasi di seluruh pelosok negeri di era society 5.0 ini. Diharapkan dengan adanya pemerataan pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi serta beragam inovasi yang tidak pernah berhenti dilakukan bisa menjadi penyelesaian terhadap semua kendala dan faktor penghambat untuk menghadapi era society 5.0. Jadi pemanfaatan digitalisasi di berbagai sektor oleh masyarakat dari seluruh pelosok negeri dapat lebih maksimal. Dengan ini juga diharapkan digitalisasi bisa membuka gerbang untuk memajukan infrastruktur di pelosok pelosok negeri agar lebih terjangkau serta bisa meningkatkan level produktivitas masyarakat secara signifikan.

Ref : Kominfo 

Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu, untuk berkomentar memakai akun kamu.

Tekan ESC untuk keluar