Kominfo Minta Bantuan AS Hubungi Aplikasi yang Diblokir PSE

Kominfo Minta Bantuan AS Hubungi Aplikasi yang Diblokir PSE | Sumber: Unsplash ( Jaimie Harmsen)


Tindak tegas dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam menyetop aplikasi-aplikasi yang belum mendaftarkan diri pada Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat menuai beragam komentar. Masyarakat banyak yang memprotes tilang Kominfo dan beramai-ramai membuat tagar #BlokirKominfo dan #BlokirGakPakeMikir sebagai bentuk ketidaksetujuannya.

Sebagaimana yang publik ketahui, setelah masa daftar PSE berakhir, sejumlah platform yang belum terdata sudah diblokir, seperti PayPal, Epic Games, Yahoo Search Engine, dan Steam. Meski demikian, pemerintah menyatakan bahwa mereka akan menerima dengan terbuka bagi developer dan perusahaan terblokir yang ingin mendaftar agar operasi berjalan sah di Indonesia.

Sementara itu, Kominfo meminta bantuan pada Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk menghubungi aplikasi-aplikasi asal negara mereka yang juga terkena semprit PSE lingkup privat.

Mewartakan dari Antara News, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo, Semuel Abrijani menyatakan bahwa Dota, CS Go, dan Steam sudah merespon e-mail yang dilayangkan oleh pihaknya. Meski demikian, mereka belum mengisi formulir pendaftaran. Adapun untuk Origin.com, Epicgames, dan Yahoo masih belum membalas komunikasi dari pemerintah.

Sedangkan berita terbaru, PayPal sudah dibuka kembali sejak Senin (1/08) lalu sampai lima hari ke depan. Hal ini dilakukan agar masyarakat bisa segera bermigrasi ke layanan keuangan lainnya yang sudah secara sah berjalan di Indonesia.

Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu, untuk berkomentar memakai akun kamu.

X

Tekan ESC untuk keluar