Kapan Waktu yang Tepat Kenalin Gadget ke Anak?

Happy Kids Illustration | https://vecteezy.com/


#DigitalBisa #UntukIndonesiaLebihBaik

Kesibukan orang tua akan pekerjaan yang dimilikinya membuat mereka mengandalkan teknologi untuk menemani anak bermain. Adapun faktor dari lelahnya orang tua setelah bekerja membuat para orang tua memperkenalkan gadget kepada anaknya, meskipun anak tersebut masih berusia dini. Seperti yang kita ketahui bahwa teknologi seperti gadget misalnya merupakan sebuah hal yang bisa membantu kegiatan sehari hari. Sehingga mengharuskan kita untuk bisa beradaptasi akan adanya teknologi yang semakin canggih tersebut. Namun, sering kali muncul pertanyaan seperti kapan waktu yang tepat untuk mengenalkan gadget kepada anak? Dan apakah bijak jika anak dalam usia dini sudah diperkenalkan dengan gadget?

Menurut pakar psikologi gadget berbahaya untuk anak yang berusia di bawah 2 tahun, karena pada usia tersebut dapat merubah struktur otak anak yang masih dalam masa perkembangan. Selain itu, di usia tersebut pula anak mulai mengamati lingkungan sekitarnya sehingga kebiasaan mental dan cara berpikirnya bisa terkena dampaknya karena penggunaan gadget tersebut.  Oleh karena itu, gadget tidak direkomendasikan untuk anak usia 0-2 tahun. Anak dapat dikenalkan dengan gadget mulai dari umur diatas 2 tahun seperti contoh 2,5 tahun keatas. Dan itu juga perlu adanya pengawasan serta batasan dari orang tua.

Sebelumnya apa yang membuat anak tertarik dengan gadget? Balik lagi ke latar belakang dimana pada generasi Z seperti sekarang ini mereka lahir di zaman yang sudah ada teknologi. Jadi, teknologi ini menjadi salah satu hal yang ada di hidup mereka sehingga tidak mungkin bagi mereka tidak tertarik akan teknologi seperti gadget. Karena gadget itu sendiri menarik dalam segi visualnya, bentuknya, fungsinya, serta kemudahannya untuk bisa membantu pekerjaan manusia. Namun, kembali lagi apakah anak tersebut dapat mengontrol atau memanfaatkan gadget dengan sebaik-baiknya?

Jadi, mungkin bisa dianalogikan bahwa gadget itu seperti pisau, jika digunakan dengan baik atau digunakan sesuai dengan fungsinya maka itu akan sangat berguna dan jika tidak digunakan dengan hati-hati dan sembarangan hal tersebut akan sangat membahayakan. Sehingga, kita juga tidak bisa menyalahkan perkembangan teknologi yang semakin canggih karena dengan adanya teknologi seperti sekarang ini banyak manfaat dan fungsi yang bisa diambil oleh para penggunanya.

Bahkan di zaman sekarang ini banyak anak-anak yang lebih cepat belajar dari adanya teknologi seperti dengan memanfaatkan adanya gadget. Contoh anak-anak yang belajar mengenali alfabet, nama binatang dan lain sebagainya melalu platform youtube misalnya. Sehingga, bisa disimpulkan bahwasannya didunia ini itu ada yang namanya pengaruh yang positif dan negatif begitupun dengan gadget. Jadi, jika peran orang tua tidak ikut andil dalam mengontrol anaknya dalam penggunaan gadget maka pengaruh dari gadget tersebut akan banyak negatifnya.

Dampak Negatif Gadget Bagi Anak :

1. Gangguan Tidur

Dengan melakukan penggunaan gadget yang berlebihan serta tanpa pengawasan hal tersebut bisa membuat gangguan tidur pada anak dan berdampak pada otak dan tubuh yang tidak dapat beristirahat dengan baik serta maksimal sehingga hal tersebut pula bisa mempengaruhi prestasi anak di sekolah.

2. Sifat Agresif

Karena dengan melakukaan penggunaan gadget yang berlebihan dan tidak pada porsinya dapat memberikan dampak yang buruk seperti munculnya sifat agresif. Yang bisa di dapatkan dari konten media yang di akas oleh anak tersebut. Oleh sebab itu, para orang tua dianjurkan untuk membatasi waktu penggunaan gadget serta menfilter konten-konten apa saja yang layak untuk di konsumsi oleh anak.

3. Mengganggu Pertumbuhan Otak Anak

Terutama pada usia dini pertumbuhan otak anak bertumbuh dengan sangat cepat. Sehingga, pemakaian gadget pada anak yang terlalu berlebih bisa memberikan dampak buruk seperti keterlambatan kognitif, tantrum serta menurunnya kemampuan anak.

4. Sifat Ketergantungan Terhadap Gadget

Ketika anak keseringan dalam penggunaan gadget tentu akan membuat anak tersebut memiliki rasa ketergantungan dan hal tersebut sangat tidak baik bagi perkembangan fisik dan juni monitoriknya.

5. Potensi Gangguan Mental Pada Anak

Karena penggunaan gadget yang berebih bisa meningkatkan risiko depresi, gangguan kecemasan, kurang perhatian, psikosis, dan perilaku bermasalah lainnya.

Sehingga, untuk mencegah adanya dampak negatif tersebut peran orang tua sangat diperlukan. Meskipun sudah dibolehkan dalam penggunaan gadget, tetap ada aturan yang perlu orang tua berikan kepada anak seperti hindari penggunaan pada anak dibawah 2 tahun, anak memainkan gadget tetap pada pengawasan orang tua, batasi durasi penggunaannya, perhatikan konten yang anak akses kemudian membahas konten yang di akses oleh anak.

Bahkan para ahli menyarankan, semakin lama menunda pemberiannya akan semakin baik agar anak sudah semakin dewasa saat menggunakannya. Ambil contoh, orang tua bisa mengenalkan anak dengan permainan edukasi yang sudah lolos uji kelayakan untuk diberikan pada anak sesuai usianya. Dan untuk para orang tua jangan khawatir karena teknologi maupun gadget tidak semuanya negatif namun terdapat sisi positifnya juga.

Dampak negatif itu sendiri terbentuk dari diri kita masing-masing, sebagai orang tua perlu melakukan kontroling terhadap anak dalam penggunaan gadget dan jangan khawatir akan mengenalkan gadget kepada anak karena gadget itu sendiri bisa digunakan untuk alat membantu menstimulasi perkembangan anak-anak sehingga mereka bisa mengembangkan kemampuannya dengan optimal, dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin canggih juga bisa meningkatkan kretifitas anak dan agar anak tidak buta akan teknologi. Namun, meluangkan waktu bersama anak itu juga penting disamping memberikan fasilitas teknologi seperti gadget.

Referensi :

hellosehat | https://hellosehat.com/parenting/anak-1-sampai-5-tahun/perkembangan-balita/mengenalkan-gadget-pada-anak/

Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu, untuk berkomentar memakai akun kamu.

X

Tekan ESC untuk keluar