Jangan Cuma Mimpi! Ayo Mulai Ekspor Sejak Dini

Ilustrasi kegiatan ekspor-impor memanfaatkan dunia digital | Sumber: Pixabay/mohamed_hassan


Mimpi yang sempurna. Barangkali kalimat itu cocok disematkan kepada para pelaku usaha yang ingin menjual produknya ke luar negeri. Seringkali, keinginan pebisnis mengekspor produk terganjal banyak rintangan dan tidak diiringi niat yang besar. Karena itu, ekspor hanya akan terus menjadi mimpi yang sempurna bagi pelaku usaha tersebut.

Akan tetapi, sebenarnya bisa kah ekspor dilakukan dengan mudah oleh pelaku usaha—terutama UMKM?

Jika dilihat potensinya, sebenarnya pelaku UMKM di Indonesia berpeluang besar mengapalkan berbagai produk ke luar negeri. Keindahan produk-produk UMKM Indonesia menjadi alasan kenapa potensi tersebut muncul. Selain itu, Indonesia juga dikenal memiliki banyak UMKM yang bergerak di berbagai sektor.

Hingga Juli 2021, ada 64,2 juta pelaku UMKM di Indonesia. Kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia mencapai 61,07 persen atau senilai Rp8.573,89 triliun. Banyaknya UMKM di Indonesia berdampak positif terhadap tingginya jumlah pekerja yang berkecimpung di sana. UMKM di Indonesia diperkirakan menyerap 97 persen tenaga kerja.

Meski jumlahnya besar, tapi ternyata sampai sekarang masih sedikit UMKM Indonesia yang aktif melakukan ekspor. Menurut Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, kontribusi UMKM baru sebesar 15,65 persen dari total ekspor Indonesia.

Sebenarnya ada banyak bantuan dan fasilitas yang bisa digunakan supaya nilai ekspor UMKM meningkat. Sebagai contoh, kini ada banyak sarana inkubasi atau pelatihan usaha bagi UMKM yang disediakan berbagai pihak. UMKM juga bisa memanfaatkan keberadaan sekolah ekspor, fasilitas pembiayaan (utang) ekspor dari bank, serta ikut pameran internasional untuk memperluas pasar.

BACA JUGA: Hipnotis Menggunakan Tulisan? Begini Caranya!

Selain memanfaatkan hal-hal di atas, pelaku UMKM juga dapat memperluas pasar dan mulai mengekspor produknya dengan bantuan berbagai lokapasar (marketplace) digital dan internasional. Gampang kok cara manfaatkan lokapasar untuk ekspor produk. Pelaku UMKM cuma perlu buat akun dan mulai berjualan di berbagai lokapasar, agar produknya bisa dilihat calon pembeli dari berbagai daerah.

Menurut Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi, kini peluang UMKM Indonesia mengekspor produknya dari lokapasar makin terbuka karena pemerintah tengah memperluas kerjasama dengan berbagai marketplace. Kesempatan yang makin terbuka ini diharap bisa meningkatkan nilai ekspor UMKM Indonesia ke depannya.

Melihat fakta-fakta di atas, pelaku UMKM enggak perlu takut lagi untuk sekedar bermimpi dan mewujudkan keinginan mengekspor produk ke luar negeri. Kalau belum paham mengenai berbagai hal terkait cara-cara berjualan daring, pelaku UMKM bisa meminta bantuan banyak pihak untuk belajar berbagai hal di dunia digital. Dengan belajar dan didukung niat yang teguh, bukan tidak mungkin mimpi UMKM melakukan ekspor tak lagi mustahil diwujudkan.

BACA JUGA: Pulihkan Kondisi Usaha dengan Kreativitas dan Inovasi

Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu, untuk berkomentar memakai akun kamu.

Tekan ESC untuk keluar