Digitalisasi Mempermudah Aktivitas Mahasiswa

Graduation | Sumber: Unsplash (Pang Yuhao)


#57TahunTelkom #DigitalBisaUntukSemua

Digitalisasi adalah proses perubahan media dari bentuk cetak ke digital yang terjadi akibat kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Digitalisasi mengajarkan kepada semua orang untuk terus belajar, sebagaimana mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tinggi untuk memperoleh gelar sarjana.

Banyak rintangan dan tantangan yang harus dihadapi mahasiswa untuk bisa sampai tahap wisuda, sama halnya dengan digitalisasi yang memberikan tantangan bagi semua orang untuk beradaptasi dengan lingkungan baru yang berbeda dengan dunia nyata.

Jika seseorang tidak mau beradaptasi dan kekeh menolak digitalisasi, tentunya ia akan sulit bertahan mengahadapi arus cepat digitalisasi yang tidak mungkin untuk dihentinkan. Maka dari itu, agar kita bisa bertahan adalah dengan cara terus belajar dan menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan yang terjadi akibat digitalisasi.

Digitalisasi bukanlah sesuatu yang harus dihindari atau ditakuti, meskipun kehadirannya telah membabat habis cara-cara konvensional dan digantikan dengan cara yang lebih modern. Sebab, apabila seseorang mampu mengoptimalkan penggunaan teknologi digital, maka ia akan mendapatkan manfaat yang luar biasa.

Perangkat DigitalPerangkat Digital | Sumber: Unsplash (Marvin Meyer)

Selain memberikan tantangan, digitalisasi juga menciptakan banyak peluang dan mempermudah aktivitas mahasiswa, meliputi:

1. Aktivitas Perkuliahan

Pada umumnya kegiatan perkuliahan dilakukan secara langsung dalam sebuah kelas yang mempertemukan antara dosen dan mahasiswa. Namun, seiring dengan kemajuan zaman kegiatan perkuliahan menjadi lebih fleksibel, apalagi setelah terjadinya pandemi. Kini, kegiatan perkuliahan dapat dilakukan secara daring, dimana dosen dan mahasiswa tidak harus bertemu secara langsung, tapi bisa bertemu secara virtual menggunakan media digital untuk melangsungkan kegiatan perkuliahan, mulai dari presentasi, diskusi, kolaborasi, dan lain sebagainya. Perkuliahan daring benar-benar memudahkan mahasiswa untuk belajar kapan saja serta di mana pun tanpa dibatasi ruang dan waktu.

2. Aktivitas Organisasi

Selain menghabiskan waktunya untuk mengerjakan tugas kuliah, sebagian mahasiswa juga meluangkan waktunya untuk terlibat aktif dalam organisasi yang diminati. Hadirnya digitalisasi mempermudah aktivitas mahasiswa dalam menjalankan peran dan tugasnya di organisasi. Misal, ia bertugas sebagai seksi dekdok, maka ia dapat dengan mudah mendokumentasikan seluruh kegiatan yang dijalankan dalam organisasi, untuk kemudian dibagikan melalui media digital agar bisa dilihat banyak orang dan menarik perhatian. Tanpa adanya digitalisasi, tentunya seksi dekdok akan mengalami kesulitan dalam melakukan hal tersebut.

3. Aktivitas Literasi

Literasi adalah kemampuan membaca dan menulis. Literasi adalah hal yang utama bagi seorang mahasiswa. Sebab, kualitas karya tulis yang dihasilkan oleh mahasiswa tergantung tingkat literasinya, semakin tinggi maka semakin baik. Kemunculan digitalisasi berdampak positif pada peningkatan literasi, karena sekarang mahasiswa dapat dengan mudah membaca buku melalui perpustakaan digital menggunakan ponsel pintar yang mereka pakai, tanpa harus mengunjugi perpustakaan secara langsung yang terkadang menyita waktu.

4. Aktivitas Publikasi

Publikasi menjadi sebuah keharusan bagi setiap mahasiswa dalam dunia perkuliahan, mulai dari artikel, jurnal, buku, dan karya lainnya. Datangnya digitalisasi turut serta mempermudah aktivitas mahasiswa dalam mempublikasikan karya-karyanya melalui berbagai platform digital publikasi yang sudah banyak tersedia sekarang. Dulu, ketika mau melakukan publikasi harus memiliki uang lebih dan butuh proses lama, mengingat karya yang dibuat harus dicetak terlebih dahulu agar bisa dilihat banyak orang. Berbeda dengan sekarang, dimana hasil karya mahasiswa tidak perlu dicetak, cukup dipublikasikan saja melalui platform digital, maka semua orang dapat melihat karya tersebut.

5. Aktivitas Aspirasi

Aspirasi adalah harapan atau tujuan yang ingin dicapai kedepannya demi kebaikan bersama. Aspirasi dan Mahasiswa adalah dua hal yang tidak bisa dilepaskan. Sebab, sering kali mahasiswa menyuarakan aspiranya untuk membela kepentingan umum. Sebagai contoh, melakukan aksi demo dengan cara turun ke jalan untuk menyampaikan tuntutan maupun kritikan terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan. Dengan adanya digitalisasi, aktivitas menyampaikan aspirasi tersebut jauh lebih mudah, tidak harus turun ke jalan, tapi bisa melalui media digital.

Dengan demikian, dapat dipahami bahwa digital bisa untuk semua juga mencakup mahasiswa. Sebab, digitalisasi sangat mempermudah aktivitas mahasiswa, mulai dari aktivitas perkuliahan, organisasi, literasi, publikasi, dan menyampaikan aspirasi.

Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu, untuk berkomentar memakai akun kamu.

X

Tekan ESC untuk keluar