Digitalisasi Adalah Perubahan Untuk Petani Konvensional Menjadi Petani Digital

Aplikasi Pertania|google play (Tanihub)


 

#57TahunTelkom

#DigitalBisaUntukSemua

Saat ini, zaman telah mengalami perkembangan yang begitu pesat dan cepat. Berbagai teknologi dan internet merebak di berbagai sektor kehidupan. Masyarakat mau tidak mau harus mengikuti perubahan tersebut, agar tidak tertinggal dan terlindas zaman. Dari perkembangan yang terjadi saat ini, hampir semua masyarakat menggunakan teknologi berbasis digital seperti sosial media dan aplikasi buatan untuk memudahkan aktivitas mereka.

Salah satu bidang kehidupan yang berperan penting bagi masyarakat yaitu pertanian. Dengan adanya pertanian, semua masyarakat dapat menikmati hasilnya. Hasil pertanian merupakan kebutuhan pokok masyarakat terutama masyarakat Indonesia. Mengingat kebutuhan pokok masyarakat Indonesia yaitu nasi, jagung, singkong, sayur-sayuran dan lain sebagainya itu berasal dari hasil pertanian sehingga dapat mensejahterakan dan meningkatkan taraf kehidupan masyarakat. Selain itu, kesejahteraan para petani juga diutamakan. Petani adalah orang yang berperan penting dalam mengelola pertanian. Tanpa para petani, masyarakat tidak akan menikmati hasil pertanian yang hingga saat ini.

Lalu bagaimana dengan petani Indonesia?

Petani Indonesia saat ini kebanyakan golongan tua, sedangkan golongan muda sedikit menjadi petani itupun dijadikan sebagai kerja sampingan. Petani kebanyakan melakukan kegiatan manual dalam mengelola kebun dan lahan pertanian seperti membajak lahan pertanian dengan kerbau, mengupah tenaga orang lain untuk membersihkan kebun dan memanen, menjual hasil pertanian dengan pelaku usaha yang disebut “Toke” dengan mengambil untung yang besar dari para petani yang menjual hasil pertaniannya.

Sekarang, dunia telah memasuki di era revolusi 4.0, dimana semua teknologi diciptakan begitu variasi dan beragam. Bahkan telah diciptakannya aplikasi-aplikasi khusus untuk petani yang dapat memudahkan dan membantu para petani. Dengan aplikasi tersebut, para petani dapat mengubah pemahamannya dalam mengelola lahan pertanian, dan juga membantu para petani menjual hasil taninya sehingga lebih mudah dan efisien. Petani tidak perlu menjual hasil taninya ke pelaku usaha, tetapi petani bisa menjual dan mempromosikan hasil taninya melalui aplikasi sehingga mendapatkan keuntungan yang lebih besar daripada menjual secara manual ke pelaku usaha atau Toke.

Beberapa aplikasi pertanian di Indonesia yang dapat membantu para petani seperti menjual hasil tani, membeli keperluan tani hingga para petani dapat berkomunikasi secara online dengan si pembeli. Dengan demikian, kesejahteraan para petani dapat meningkat dan terjamin. Aplikasi pertanian dapat diunduh secara gratis di Google Play Store.

  1. Tanihub

Tanihub adalah aplikasi yang diciptakan untuk memudahkan para petani untuk menyalurkan hasil pertanian berupa produk segar, ternak hingga sembako. Membantu para petani untuk menemukan akses pasar dan menyalurkannya langsung pada konsumen yang bisa membeli secara online. Aplikasi yang berbasis aplikasi dan Web. Aplikasi Tanihub saat ini sudah didonwload lebih dari 500 kali di Play Store

  1. Sayurbox

Sayurbox adalah aplikasi yang memudahkan para pembeli untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga murah dan barang berkualitas. Aplikasi ini memberikan gratis ongkir, diskon dan promo menarik untuk setiap hari. Selain itu, membantu para petani menjual hasil taninya secara online. Hingga kini pengguna aplikasi sayurbox telah mencapai satu juta, tetapi saat ini, jangkauan sayurbox hanya untuk daerah Jakarta, Bali dan Surabaya.

  1. Pak Tani

Pak Tani adalah aplikasi yang dibuat oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Kota Palembang untuk membantu masyarakat dan pedagang menjual atau membeli hasil produk pertanian dan perkebunan guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Pengguna aplikasi Pak Tani kini memiliki 500 pengguna.

  1. Semaai

Semaai adalah aplikasi penjual benih, pupuk, pestisida, alat pertanian, jasa, dan kebutuhan pertanian lainnya. Barang yang dijual asli, ori dan murah. Melalui aplikasi tersebut, petani dapat membeli kebutuhan dan perlengakapan pertanian secara online. Selain itu, petani juga dapat menemukan informasi mengenai pertanian kekinian.

  1. Agree Mart

Agree Mart adalah aplikasi yang berbasis aplikasi dan Website yang berusaha mempertemukan antara pedagang dan pembeli guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Aplikasi ini menggunakan transaksi Payment Gateway sehingga terjamin aman, pembayaran dari pembeli dapat diterima oleh penjual dalam waktu cepat. Saat ini, aplikasi Agree Mart telah di donwload sebanyak 1.000 kali dan dirilis pada 17 September 2021.

Dalam dunia serba canggih ini, para petani dapat memanfaatkan dan menggunakan aplikasi dan Web yang telah ada. Sehingga para petani bisa meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian petani Indonesia. Diharapkan adanya kegiatan penyuluhan dan sosialisasi untuk petani yang tidak bisa menggunakan aplikasi pertanian. Dengan adanya #DigitalBisaUntukSemua dapat memajukan pertanian dan para petani Indonesia.

Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu, untuk berkomentar memakai akun kamu.

X

Tekan ESC untuk keluar