Bijak dan Efektif Menggunakan E-wallet

Dengan e-wallet, transaksi jadi lebih mudah. Sumber gambar dari Pixabay.


#DigitalBisa #UntukIndonesiaLebihBaik

Selain uang elektronik (e-money), sekarang ini kita juga mengenal apa yang diistilahkan sebagai dompet elektronik (e-wallet), yang sering pula disebut dompet digital.

E-wallet merupakan salah satu perwujudan dari financial technology (fintech). Dengan memiliki e-wallet, kita tidak direpotkan membawa-bawa uang dalam bentuk fisik dalam jumlah besar.

Begitu aplikasi e-wallet telah berhasil diunduh ke dalam telepon pintar kalian, maka dapat langsung menggunakannya untuk menyimpan sejumlah nominal uang dan melakukan transaksi untuk berbagai macam keperluan, mulai dari belanja, membayar tiket perjalanan, membayar tagihan bulanan seperti telepon, listrik, air dan BPJS, menabung hingga berdonasi.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI), sudah ada sekurangnya 38 e-wallet yang telah mendapatkan lisensi resmi untuk beroperasi. Pada tahun 2018 lalu, transaksi e-wallet di Indonesia telah mencapai angka US$1,5 miliar dan diproyeksikan akan meningkat menjadi US$ 25 miliar pada tahun 2023 mendatang.

Mengutip data dari perusahaan NeuroSensum, kompas.com melaporkan bahwa jumlah pengguna e-wallet di Indonesia mengalami kenaikan mencapai 44 persen. Kenaikan ini antara lain turut dipengaruhi oleh kondisi pandemi Covid-19 di mana masyarakat perlu menghindari kontak fisik sehingga beralih menggunakan berbagai layanan online.

Hasil riset yang dilakukan oleh perusahaan riset pasar, Ipsos Indonesia, mencatat bahwa delapan persen pengguna dompet digital sekarang ini adalah generasi milenial. 

Selain untuk keperluan transaksi, e-wallet juga dapat kita manfaatkan untuk mentransfer uang, baik ke sesama pengguna e-wallet atau kepada pemegang rekening bank.

Agar penggunaan e-wallet ini efektif dan tidak membuat kita boros, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Pertama, tetapkan anggaran. Sebaiknya kalian menetapkan anggaran per bulan untuk jatah e-wallet kalian. Berapa kira-kira saldo yang perlu diisikan ke e-wallet. Sesuaikan dengan kebutuhan. Buatlah list transaksi yang akan kalian lakukan melalui e-wallet, sehingga dapat mengukur seberapa banyak kalian akan melakukan top-up e-wallet untuk tiap bulannya.

Kedua, cukup sekali top-up. Dengan telah ditetapkannya anggaran per bulan, kalian cukup melakukan top-up sekali saja untuk setiap bulannya. Ini akan mencegah kalian dari pemborosan yang tidak perlu.

Ketiga, gunakan seperlunya. Seperti disebutkan di muka, gunakan e-wallet sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai
malah kebablasan menggunakan e-wallet untuk pengeluaran-pengeluaran yang kurang penting.

Keempat, gunakan satu e-wallet. Meski sekarang ini ada puluhan layanan e-wallet, pilih salah satu saja. Memiliki lebih dari satu akun e-wallet boleh jadi akan membuat diri kalian menjadi impulsif dan sulit mengontrol transaksi. Ujung-ujungnya kalian menjadi lebih boros.

Kelima, manfaatkan promo. Jika tergiur berbelanja dengan memanfaatkan fasilitas pembayaran lewat e-wallet, ada baiknya kalian memanfaatkan momen promo. Sejumlah merchant kerap bekerja sama dengan penyedia e-wallet untuk menggelar promo dengan memberikan potongan harga yang lumayan. 

Keenam, jangan gunakan fasilitas paylater.  Sejumlah e-wallet menyediakan pula fasilitas paylater. Artinya, kalian dapat berbelanja tapi melakukan pembayarannya belakangan. Jika e-wallet kalian memiliki fasilitas paylater, sebaiknya hindari saja menggunakannya. Di samping dapat membuat lupa diri sehingga kemungkinan jumlah tagihan pada akhirnya melampaui saldo e-wallet kalian. Ada juga beban biaya admin untuk total paylater yang diberikan yang perlu kalian bayar.
 
Ketujuh, pantau transaksi dan pengeluaran e-wallet. Lakukan pemantauan e-wallet secara teratur. Pemantauan bisa dilakukan menjelang awal bulan, sebelum kalian memutuskan perkiraan anggaran yang dibutuhkan untuk top-up e-wallet pada bulan berikutnya.

Kedelapan, jaga akun baik-baik. Meski e-wallet tergolong aplikasi yang cukup aman, tetap saja kalian tidak boleh sembrono. Jaga akun kalian sebaik-baiknya. Berhati-hatilah saat harus memasukkan password, PIN (personal identification number) maupun kode OTP (one-time password).

Referensi
7 Tips Mengelola Dompet Digital Antiboros Cocok untuk Anak Kos. https://www.cermati.com/artikel/7-tips-mengelola-dompet-digital-anti-boros-cocok-untuk-anak-kos

Dompet Digital Makin Diminati, Sudah yakin dengan Keamanannya? https://money.kompas.com/read/2021/10/25/183300926/dompet-digital-makin-diminati-sudah-yakin-dengan-keamanannya-

Daftar 10 Dompet Digital Terpopuler di RI, Siapa Jawaranya?https://www.cnbcindonesia.com/tech/20190815104730-37-92151/daftar-10-dompet-digital-terpopuler-di-ri-siapa-jawaranya

Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu, untuk berkomentar memakai akun kamu.

Tekan ESC untuk keluar