Begini Cara Mudah dan Cepat Lakukan Digitalisasi Bisnis

Ilustrasi: Digitalisasi bisnis bisa dilakukan secara mudah dan cepat, untuk membantu meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha| Sumber: Pixabay


Transformasi model usaha dari bentuk luring menjadi daring kini seakan menjadi kewajiban yang harus dilakukan pebisnis di manapun berada. Tanpa melakukan perubahan, bukan tidak mungkin roda bisnis akan berhenti berputar karena tak mampu mengimbangi cepatnya gerak zaman.

Kewajiban beradaptasi harus dilakukan baik oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), atau pebisnis berskala besar. Hal ini diperlukan agar pelaku usaha dapat mempertahankan—atau memperluas—pasarnya, meningkatkan kualitas produk, serta memberi layanan yang lebih baik untuk para pelanggan.

Penggunaan teknologi digital untuk membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perkembangan zaman harus didorong agar lebih banyak terjadi. Di Indonesia, upaya untuk mendorong pelaku usaha khususnya UMKM agar bisa go digital telah dilakukan melalui kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pihak swasta, serta asosiasi dan pihak-pihak berkepentingan lain.

Upaya mendigitalisasi UMKM di Indonesia penting untuk dilakukan, karena saat ini segmen usaha tersebut merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Sayangnya, saat ini masih sedikit UMKM yang sudah berhasil melakukan digitalisasi atau onboarding ke dalam sistem daring.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemendag), saat ini baru ada 14 juta pelaku UMKM yang menggunakan aplikasi dagang daring (e-commerce). Jumlah itu mencakup 21 persen dari total UMKM di Indonesia. Sementara itu, data Kementerian Koperasi dan UKM menyatakan bahwa jumlah UMKM yang sudah go online kini mencapai 15,2 juta pelaku usaha. Angka ini setara 23,9 persen dari jumlah total UMKM di Indonesia.

Menurut Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, secara umum ada tiga masalah dasar yang harus dijawab pelaku UMKM di Indonesia. Ketiga masalah itu adalah literasi digital, kapasitas, dan kualitas produksi. Apabila ketiga masalah ini bisa teratasi, laju transformasi digital UMKM niscaya bisa semakin cepat.

Untuk mendukung upaya pemerintah melakukan transformasi digital UMKM, gerak bersama harus dilakukan berbagai pihak. Salah satu hal yang bisa dilakukan yakni dengan menyediakan platform khusus bagi UMKM agar bisa melakukan transformasi digital dengan mudah dan cepat.

View this post on Instagram

A post shared by MySooltan (@mysooltan)

Salah satu platform yang bisa dimanfaatkan UMKM untuk melakukan transformasi digital adalah mySooltan. Aplikasi mySooltan adalah platform single digital touch untuk UMKM agar bisa mendapat berbagai manfaat untuk mengembangkan bisnisnya, mengatur perputaran roda usaha, serta memperluas pemasaran produk dan/atau jasa yang ditawarkan.

Platform mySooltan dikembangkan dan dikeluarkan oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Platform ini dibuat berlandaskan semangat tumbuh bersama (growing together) yang dimiliki Telkom, agar UMKM dan pelaku ekonomi lain bisa secara maksimal memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan bisnisnya.

“Aplikasi ini dilengkapi infrastruktur digital yang dapat membuka peluang baru, memberikan ide kreativitas, dan memperkuat jaringan bisnis UMKM melalui kemitraan dengan masyarakat. Banyak solusi digital di mySooltan yang dapat membantu UMKM untuk tetap survive selama pandemi dan di era kenormalan baru, seperti solusi connectivity (sooltanNet), point of sales (Bonum), manajemen toko digital (Sakoo) dan aplikasi pembayaran melalui uang elektronik (Qren),” kata Direktur Enterprise & Business Service Telkom Edi Witjara.

Pelaku UMKM dapat memanfaatkan mySooltan untuk memperkuat bisnisnya secara digital melalui berbagai fitur, seperti pengaturan harga modal dan jual barang/jasa, stok produk, manajemen pegawai, manajemen konsumen, mengimplementasikan penggunaan sistem pembayaran berbasis uang elektronik, hingga membuat dan mencetak resi secara instan. Melalui berbagai fitur tersebut, mySooltan menjadi solusi bagi UMKM di Indonesia agar bisa melakukan proses onboarding secara cepat dan mudah.

Kehadiran mySooltan bisa menjadi jawaban atas salah satu masalah yang kerap dihadapi UMKM yakni persoalan literasi digital. Melalui penggunaan platform ini, diharapkan ke depannya UMKM akan semakin terbiasa menggunakan teknologi digital, mengerti cara dan strategi untuk mengembangkan bisnisnya di era digital, dan pada akhirnya menjelma sebagai pelaku usaha yang sukses dalam skala global.

Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu, untuk berkomentar memakai akun kamu.

Tekan ESC untuk keluar